=================================================================
Hallo jumpa lagi dengan Kak Seto di acara...main bersama si KOMO...
huwahhhaha :D.......
di kesempatan yang berbahagia ini kiat akan membahas tentang bagaimana cara instalasi...wifi di linux...Sebenarnya langkah - langkah ini masih dalam tahap terapi. Pernah sich berhasil...tapi ya kita berdo'a agar berhasil truus...Amien..
ehem...ehem...
begini critanya....
Linux sudah mendukung WiFi sejak lama, bahkan untuk device-device yang belum ada drivernya, Linux menyediakan ndiswrapper yang menjembatani penggunaan driver Windows sedemikian sehingga bisa dipakai di Linux.
Tentu saja, kernel harus sudah mendukung wireless extension, tanpa itu, meskipun kartu wifi dan modulnya sudah ada dan diload, wifi tetap tidak bisa digunakan.
sebenarnya beberapa distro menyertakan setting untuk koneksi wifi secara GUI, misalnya puppyLinux, atau yang aku pakai sekarang adalah Ubuntu 8.0. Sebenarnya sama saja settinganya semua linux, kan bisa pake console.... Lucunya, meskipun interface untuk setting wifi sudah ada lewat ControlPanel, namun ternyata si kernel malah tidak mendukung wireless, jadi totally useless!
its Now...., bagaimana caranya mengenali apakah kernel linux sudah mendukung ekstensi wireless atau belum?
Jalankan saja perintah berikut (setelah saklar wifi dinyalakan):
fendy@localhost # iwconfig
Jika yang ditemukan adalah no wireless extension, maka kernel harus dikompilasi ulang supaya mendukung wifi.
Dan jika....wifi sudah didukung, yang perlu dilakukan adalah koneksi ke AP, misalnya aku mau konek ke AP dengan essid "wifi-inhr", maka yang dilakukan adalah:
fendy@localhost # iwconfig eth1 essid "wifi-inhr"
fendy@localhost # iwconfig eth1 key s: atau
fendy@localhost # iwconfig eth1 key HEXcode
fendy@localhost # dhcpcd eth1
Langkah 2 dan 3 dilakukan jika AP menerapkan enkripsi, disini di langkah kedua, AP "wifi-inhr" menerapkan enkripsi ASCII biasa dengan 5 karakter sebagai password, maka pada iwconfig diperlukan kode s: untuk memberitahukan sistem bahwa kita menggunakan key berupa ASCII (string). Seperti biasa, parameter atau perintah-perintah diatas bisa dijalankan dalam satu baris.
Jika enkripsi yang dipakai bertipe HEXa, maka tidak diperlukan penanda s: seperti pada langkah ketiga.
Berikutnya mengeset IP address, hal ini biasanya dilakukan secara otomatis oleh AP atau router dibelakangnya, atau kalau DHCP server tidak disediakan, maka pengesetan IP bisa dilakukan dengan perintah ifconfig seperti biasa.
Pada beberapa distro, DHCP client bukan dhcpcd, namun dhclient atau dhclient3, sama saja.
Proses aqcuiring IP bisa lambat bisa cepat, namun jika terlalu lambat, matikan saja dengan ^c, lalu ulangi lagi.
Pada beberapa distro, proses koneksi ke AP sudah disediakan GUI-nya, namun dengan GUI kadang kita tidak bisa melihat proses dibelakangnya.
ya kira2 gitu dech.....
sudah ya....aku mau tidul lagi nie...
udah belommm...tanya diam aja... :D ?
Senin, 05 Januari 2009
setting wifi linux pake' console
Posted by
fendy_styawan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar